oleh

BPIP Seharusnya Menjadi Penyejuk Bagi Permasalahan Pancasila

-HEADLINE, OPINI, Politik-20463 views

 

 

Penulis : Daffa Taqi Abiyyu – Mahasiswa Ilmu Politik UIN Ar-raniry

Pancasila merupakan sesuatu yang lahir dari hasil proses perjalanan panjang dari perundingan – perundingan oleh founding fathers , yang berupa ide serta gagasan yang di tuangkan oleh para pendahulu bangsa kita yang dimana pancasila ini memiliki kedudukan sebagai dasar negara,ideologi,pandangan hidup ,jiwa bangsa ,sumber dari segala hukum ,kepribadian bangsa , dan cita cita bangsa disertai sebagai dari landasan pemikiran bagi bangsa Indonesia yang mampu sebagai norma didalam tatanan kehidupan masyarakat.

Akan tetapi, belakangan ini penyelewengan terhadap nilai-nilai pancasila ini telah mengalami kebobrokan baik di dalam masyarakat maupun dari dalam pemerintahan dimana kedua organ dari negara ini belum mampu untuk mengimplementasikan nilai –nilai dari pancasila tersebut, padahal pancasila dapat dikatakan telah sempurna sebagai pandangan hidup dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.dalam kondisi Indonesia beragam suku , agama ,ras dan budaya serta atas ribuan pulau nilai-nilai pancasila ini telah merangkum dari segala perbedaan tersebut.

Saat ini, di negara kita persoalan akan pancasila ini merupakan hal yang hampir setiap harinya terjadi pada lima dasar sila tersebut hampir semua belum mampu di jalankan oleh masyarakat maupun pemerintahan.sepanjang perjalanan pancasila ini banyak kasus kasus yang dinilai menciderai dari butir butir pancasila itu sendiri dimulai dengan kasus kematian 527 petugas KPPS yang meninggal serta 11.239 orang sakit berdasarkan data kemenkes, tentunya hal ini menunjukkan kecerobohan terhadap sila kedua pancasila terkait kemanusiaan dimana secara psikis jam kerja saja ada batasnya tentunya, serta kemudian dengan perihal pemilu 2019 lalu dapat kita lihat dengan jelas dimana dinamika perpolitikan di Indonesia sangat panas dimana banyak terjadinya perpecah belahan di antara golongan elite dan golongan masyarakat dikarenakan permasalahan salah satunya dapat kita lihat dengan jelas adanya hal hal yang berkaitan dengan SARA seperti penodaan agama , kemudian dengan menyebarkan hoax serta saling mencaci dan saling menjatuhkan diantara satu dan lain nya . hal ini tentu merupakan sesuatu hal yang meresahkan bagi publik dan hal yang sangat mengganggu eksistensi pancasila .

Padahal pada 2018 lalu , dengan adanya peraturan presiden nomor 7 tahun 2018 berdirinya sebuah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) yang berdiri pada tanggal 28 februari 2018 badan yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada presiden ini dinilai belum mampu dalam meredamkan persoalan persoalan mengenai pancasila dalam artian badan ini belum berhasil sebagai penyejuk didalam maraknya persoalan pancasila serta belum tampak efektif  dalam menjalankan tugas – tugasnya ditambahkan dengan salah satu petinggi dari BPIP  ini sebagai menkopolhukam yaitu Mahfud md dalam artian memiliki jabatan ganda pada pemerintahan .

Dengan demikian pemerintah dan golongan elite seharusnya terlebih dahulu menunjukkan sikap pancasilais serta dapat menjadi contoh bagi masyarakat majemuk , tidak bersikap represif dan tidak bersikap intoleran serta dapat menghargai dan tidak mengeluarkan statemen , sentimen maupun perilaku yang dapat memecah belah masyarakat kemudian harus mampu hadir sebagai organ yang menjadi inspiratif dalam kehidupan berbangsa dan bernegara dan melakukan edukasi pancasila berupa implementasi.begitupula dengan masyarakat harus terus mampu memfilterisasi terhadap sesuatu hal dan tidak mudah terprovokasi terhadap suatu isu tertentu serta harus siap menerima perbedaan dengan mengedepankan sikap toleransi yang tinggi di antar sesama warga negara sehingga terjalin nya keharmonisan di dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

 

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed