oleh

Demi Dana Otsus Elit Aceh Harus Hilang Rasa Malu

-HEADLINE, OPINI, Politik-20511 views

 

Penulis : Rozi Usliza Saputra,Mahasiswa Ilmu Politik UIN Ar-Raniry

Provinsi aceh merupakan salah satu proivinsi yang terdapat di Indonesia paliang barat tepatnya terletak di ujung pulau Sumatra,provinsi aceh juga merupakan satu-satunya provinsi yang mendapat dana otonomi khusus (otsus) di pulau Sumatra,akan tetapi provinsi aceh juga salah satu provinsi dengan indek kemiskinan yang cukup tinggi di pulau Sumatra,lantas di mana dana otsus yang triliyunan itu? Sehingga kemiskinan masih merajalela di provinsi yang berjulukan “serambi mekkah” tersebut.

Dan baru-baru ini aceh di hebohkan dengan pembelian pesawat terbang N219 oleh pemerintah aceh,tentunya hal ini banyak sekali mengandung pro dan kontra,dan saya adalah salah satu orang yang kontra terhadap isu tersebut,karna kenapa bagi saya masih banyak banyak rakyat-rakyat miskin di aceh ini yang belum mempunyai rumah layak huni,dan masih banyak pula anak-anak aceh yang putus sekolah akibat ekonomi,dan masih banyak pula daerah-daerah terpencil yang belum mempunyai jalan aspal,dan tentunya semua hal di atas tersebut harus di selesaikan dulu oleh pemerintah aceh sebelum mengambil kebijakan membeli pesawat yang menghabiskan dana kurang lebih 336 miliar tersebut.

Belum lagi dengan dengan banyaknya proyek pembangunan sarana dan prasarana yang di kerjakan asal-asalan,dan berita tentang pembanguan non fisik juga simpang siur,perlukah di telusuri?siapa sebenarnya penikmat terbanyak dana otsus tersebut?dan bagaimana pembangunan aceh dari dana otsus itu di kelola selama ini?sehingga terkesan tidak berdampak apaapun,atau bahkan tidan menjamin akan hadirnya kemajuan untuk aceh ini kedepan.

Tentunya pemerintah aceh mesti ada alasan yang logis mengapa adanya kelemahan pengelolaan dana otsus selama ini? Apa penyebabnya? Dan mengapa hal demikian itu bisa terjadi?.lalu mengapa kita gaduh dalam polemic tentang antara stop dan perpanjang kembali dana otsus? Tentu pertanyaan-pertanyaan inilah yang harus di jawab oleh pemerintah aceh sehingga masyarakat dapat menegetahui apa masalah sebenarnya yang sedang di alami oleh pemerintah aceh selama ini.

Seterusnya ,mengapa urgenya dana otsus kembali di perpanjang,apakah elit aceh tidak merasa malu minta agar dana otsus itu di perpanjang kembali? Dan berbondong_bondong elit aceh pergi ke Jakarta untuk meminta kepada pemerintah pusat agar dana otsus di perpanjang kembali.apakah dana otsus selama ini yang di beri oleh pusat mulai dari 2008 yang jumblahnya sekian triliyunan tidak cukup untuk pembangunan,dan mesejahterakan rakyat aceh?apakah provinsi aceh tidak merasa malu dengan provinsi lain yang tampa dana otsus akan tetapi lebih maju dari pada aceh? Tentu bagi saya pemerintah aceh harus segara memperbaiki sistem penggunaan dana otsus dan segera berbenah diri secepat mungkin karna dana otsus tersebut tidak akan lama lagi berakhir pada tahun 2027 mendatang ,ini tentunya pemerintah aceh masih mempunyai waktu sekitar kurang kebih 7 tahun lagi untuk membangun dan mensejahterakan rakyatnya dengan memamfaatkan dana otsus tersebut.

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed