oleh

Hak dan Kewajiban Suami Istri

 

ILUSTRASI/NET

Penulis :  Hafizul Hilmi mahasiswa dari UIN Ar Raniry

Perkahwinan merupakan sebuah ikatan janji antara laki-laki dan perempuan untuk hidup bersama. Mereka harus memainkan peranan dan tanggungjawab dengan sempurna agar lahir rumah tangga yang bahagia.

Perlu diketahui bahwa kehidupan rumah tangga tidak lepas dari permasalahan baik masalah yang sepele sehingga masalah yang membutuhkan kedewasaan berpikir agar terhindar dari pertengkaran yang berkepanjangan.  Hal ini membutuhkan saling memahami antar suami istri dengan perlu mengetahui hak dan kewajiban suami terhadap istri atau hak dan kewajiban istri terhadap suami.

Pengertian hak menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia adalah kekuasaan untuk melakukan sesuatu karena telah ditentukan oleh undang-undang, aturan dan sebagainya manakalah kewajiban pula adalah sesuatu yang menjadi sebuah keharusan yang harus dilaksanakan dengan saksama.

Kewajiban suami istri terdapat dua macam yaitu kewajiban yang bersifat materiil dan kewajiban yang bersifat immateriil. Sifat materiil berarti kewajiban zahir atau yang merupakan harta benda termasuk nafkah. Sedangkan kewajiban yang bersifat immaterial adalah kewajiban batin seorang suami terhadap istri seperti memimpin istri dan anak-anaknya serta bergaul dengan istrinya dengan cara baik.

Antara hak-hak suami boleh dikatakan hanya tertakluk kepada hal-hal seperti hak ditaati dan juga hak dipatuhi dan jika seorang istri dapat melakukan dua perkara tersebut maka insyaAllah rumah tangga mereka akan bahgia. Melihat kepada hak-hak istri pula, seorang istri berhak untuk mendapatkan mahar, nafkah, dilindungi dan dijaga nama baik istri dan dimenuhi kebutuhan kodrat (hajat) biologis isteri. Dan apabila berbicara mengenai tanggungjawab-tanggungjawab suami dan istri maka sebenarnya tanggungjawab suami dan istri adalah untuk memenuhi hak-hak masing-masing.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed