oleh

Kenapa Anak Muda Harus Berpolitik?

Penulis :Susi sintawani 
Mahasiswa : Uin Ar-raniry Banda Aceh. 

Tidak bisa dipungkiri bahwa pemuda memiliki peran yang besar dalam perjalanan bangsa ini. Ketika bangsa Indonesia masih dalam penjajahan, para pemuda memberontak. dari berbagai peristiwa besar dan bersejarah yang terjadi di Negara ini melibatkan anak muda sebagai tokoh utamanya.

Anak muda sangat berpengaruh dalam politik seperti demo dalam demo ini anak muda berperan utama. Dan mereka berusaha keras dalam mencapai suatu tujuan. Akan tetapi suara anak muda tidak di dengarkan oleh para pejabat mereka tidak mendengarkan apa yang di katakan para anak muda mungkin akan di dengar setelah beberapa kali melakukan demo.

Perpolitikan Indonesia didominasi oleh kaum tua. Anak muda pun hanya menjadi orang kedua, orang ketiga, bahkan orang ke sekian dalam dunia politik masa kini. Suara anak muda sering tidak diperhitungkan di kancah politik. Pemuda hanya dijadikan sebagai basis utama ketika mereka yang ‘tua’ berkoar-koar untuk menggalang dukungan. Tetapi setelah itu, mulut anak muda dibungkam.

Ada juga anggapan bahwa anak muda tidak memiliki pengalaman. Masih muda, masih awam. Belum memiliki pengalaman apa-apa di dunia politik. Hal ini adalah langkah yang paling sering dilontarkan oleh generasi tua kepada anak muda. Dengan anggapan bahwa mereka lebih lama “makan asam – garam” dalam perpolitikan, jadi merekalah yang harus dinomorsatukan.

Seperti pepatah yang dibuat oleh presiden kita yang pertama, bapak Soekarno, “Berikan aku 1000 orang tua, niscaya akan kucabut Semeru dari akarnya, berikan aku 1 pemuda, niscaya akan kuguncangkan dunia.”

Politik bukan merupakan makanan para generasi tua saja, generasi muda pun perlu akan hal itu. Generasi muda, sebagai penerus bangsa sudah seharusnya berperan dalam perpolitikan, bicara tentang politik, dan memajukan politik itu sendiri.

 

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed