oleh

Apa Tujuan Kehidupan Ini?

Hafizul Hilmi mahasiswa dari UIN Ar Raniry

Untuk mengetahui apa itu tujuan kehidupan maka banyak perkara yang harus kita lakukan untuk mendapatkannya dan bagi mereka yang telah memahami atau telah mendapatkan apa tujuannya dia dihidupkan di dunia ini dan pada zaman ini maka individu tersebut sangatlah beruntung kerana setiap amalannya sentiasa saling berdampingan dengan matlamat untuk mendapat ganjaran syurga dari Allah S.W.T.
Sedangkan, bagi mereka yang ‘gagal’ atau belum memahami apa itu tujuan dari kehidupan ini maka dia akan sering melalaikan dirinya dengan perkara yang tidak mendatangkan faidah kepada dirinya di dunia maupun di akhirat.
Sebagai seorang muslim, kita sewajarnya memahami makna dan tujuan dari kehidupan kita di dunia ini agar tidak seperti umat lain yang tidak menjadikan akhirat sebagai tujuannya dan malak menjadikan dunia sebagai “syurga” mereka.
Sewaktu Saidina Umar al-Khattab memegang teraju kepemimpinan kerajaan Islam di Kota Madinah, beliau tidak pernah dan tidak putus-putus memberikan nasihat dan peringatan kepada umat atau orang yang dipimpinnya pada waktu itu akan tujuan dari kehidupan di dunia.
Beliau pernah berkata kepada masyarakat Islam pada waktu itu, “Ketahuilah, bahwasanya dunia ini hijau dan menyenangkan dan banyak manusia yang terpesona dan ingin mendekatinya dan oleh sebab itu, janganlah kamu tertipu olehnya dengan menjadikan dunia sebagai tujuan atas hidupnya kamu karena sesungguhnya jika dunia menguasai hati kamu maka akan sukar untuk dilepaskannya rasa itu dari hati kamu”.
Bagi mereka yang hatinya sudah terpaut dengan dunia seolah-oleh membiarkan jangka hidup mereka untuk menikmati perkara yang sementara ini. Manakala nikmat yang sebenar-benarnya yang bersifat kekal dan abadi adalah di akhirat tetapi perkara ini tidak diberi keutamaan sama sekali.
Orang Islam yang benar-benar memahami tujuan daripada kehidupan di dunia dan akhirat pastinya akan sentiasa mengingati firman Allah S.W.T di dalam Surah Al-Hadid ayat 20 yang bermaksud “Ketahuilah, sesungguhnya kehidupan dunia itu hanyalah permainan dan suatu yang melalaikan, perhiasan yang dimegahkan serta berbangga-bangga tentang banyaknya harta dan anak seperti hujan yang tanam-tanamannya mengagumkan petani kemudian tanaman itu menjadi kering dan kamu lihat warnanya kuning dan hancur. Kemudian di akhirat nanti, ada azab yang keras dan ampunan daripada Allah serta keredaan-Nya. Kemudian kehidupan dunia ini tidak lain hanyalah kesenangan yang menipu. Maka jangan menjadikan dunia tujuan hidup”.
Muslim yang memahami erti kehidupan dunia akan merangka perencanaan kehidupannya di dunia yang selari dengan tuntutan Al-Quran dan akan berusaha dengan sedaya upaya untuk mengikuti teladan dan sunnah Rasulullah S.A.W..
Justeru, usahlah berfoya-foya dengan nikmat yang ada di dunia karena ia pasti akan menjerat diri kita sehingga segala perbuatan lebih terarah demi keseronokan dan mengejar kekayaan semata-mata. Dan insyaAllah, dengan berkat hidup berpandukan Al-Quran dan sunnah Rasulullah SAW maka setiap perbuatan yang dilakukan akan memperoleh rahmat dan perlindungan dari Allah S.W.T..

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed