oleh

Budaya Sampah Yang Harus Dibenahi  Bersama

Oleh: Fadillah Windi Mutia

kita pasti sering mendengar buanglah sampah pada tempatnya. apakah kita telah melakukannya dengan benar atau malah sebaliknya kita malah menganggap membuang sampah pada tempatnya itu adalah sebuah beban yang sangat berat sehingga kita enggan melakuan hal sederhana tersebut.

Sampah pada dasarnya adalah limbah sisa yang tidak dipergunakan lagi,hal itulah yang menjadi pr (pekerjaan rumah)terbesar bagi pemerintah dan warga Negara yang harus dibenahi dan dikerjakan bersama. Sampah bukanlah hal sepele yang bisa kita anggap sebagai sebuah tugas yang hanya bisa dilakukan oleh pemerintah saja. Namun kita salah besar jika menganggap dan berpikir seperti itu karna tanpa kita sadari produksi sampah setiap harinya sangat tinggi dan semakin bertambah tinggi setiap tahunnya.

Indonesia sendiri adalah salah satu penyumbang sampah terbesar didunia, tentu itu bukan sebuah gelar yang membanggakan untuk kita melainkan sebuah hinaan yang membuat kita malu terhadap alam, diri kita sendiri, serta dunia. menurut catatan data di kementrian lingkungan hidup dan kehutanan (LKHK). Indonesia menghasilkan 66 juta ton sampai 67 juta ton sampah pada tahun 2019 saja, dan belum lagi tahun tahun sebelumnya. Dan sampah plastik yang meningkat 3.2 juta ton sampah setiap tahunnya.

Dan yang membuat kita khawatir adalah produksi sampah plastik, yang seperti kita ketahui bahwa penguaraian dari sampah plastik inilah yang mebutuhkan waktu sampai bertahun-tahun sampai berjuta tahun untuk bisa teruraikan oleh tanah dan hal itu tentu dapat menggangu kelangsungan ekosistem dirantai kehidupan kita.

Coba banyangkan saja jika setiap tahunnya diindonesia mampu menghasilkan begitu banyak sampah dan  penghasilan sampah itu meningkat setiap tahunnya. Bukan tidak mungkin bahwa dalam hitungan dekade saja indonesia bisa tertimbun dengan sampah-sampahnya sendiri, dan bukan hanya itu indonseia yang dimata manca Negara terkenal akan  keindahan alamnya maka akan terkenal dengan kekayaan sampahnya. Tentu kita tidak menginginkan hal tersebut terjadi pada Negara kita.

Dibanda aceh sendiri  menurut catatan dinas lingkungan hidup kebersihan dan keindahan kota banda aceh mencatat rata-rata total sampah yang masuk ke TPA gampong jawa adalah sebanyak 168 ton perharinya.hal itu pun sudah di lakukan penangannan untuk menurunkan tingkat produksi sampah di banda aceh yang dilakukan oleh DLHK3 banda aceh. Dengan cara pemisahan jenis sampah, didaurulang, dibakar, ditanam, dan dijadikan kompos.

Sampah juga sangat berpengaruh bagi kehidupan kita akibat dari banyaknya sampah adalah penyebab lingkungan menjadi kotor sehingga akan timbul bau yang menyengat dan membuat berbagai macam penyakit datang seperti diare, tipes, dan lain sebagainya. Pembuangan sampah secara sembarangan juga dapat membuat sumber air tercemar yang salah satunya adalah air sungai, pencemaran sungai dengan sampah juga membuat sistem rantai makanan dan ekosistem yang berjalan di muka bumi terganggu bahkan bisa terputus.

Coba saja pikirkan jika pembuangan sampah dilakukan kesungai, lalu sungai mengalirkan kelaut maka akan menyebabkan ikan-ikan dalam laut menjadi mati sehingga akan membuat pengahasilan para nelayan berkurang serta pendapatan ikan pun menjadi menurun dan menyebabkan harga pangan yang ada mengalami inflasi, tentu itu sangat merugikan kita sebagai manusia dikarnakan hal yang kita anggap hal biasa namun bisa berdampak luar biasa pada kehidupan kita.

Tentunya kita harus ikut serta membantu pemerintah dalam meminimalisirkan produksi sampah dengan cara mengurangi, bahkan menghilangkan budaya menyampah. Dan kita bisa juga memanfaatkan sampah-sampah plastik menjadi sebuah kerajinan tangan, serta sampah organik bisa kita manfaatkan sebagai pembuatan pupuk kompos yang tentunya juga akan menguntungkan kita dalam perekonomian kita sendri. serta mengurangi tingkat produksi sampah. Dan tentunya budaya sampah semakin lama akan semakin hilang dikarnakan kita bisa memanfaatkan sampah.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed