oleh

Etika Kepemimpinan Islam Umar Bin Khattab Yang Patut Dicontoh Oleh Pemimpin Maupun Calon Pemimpin

Ilustrasi/net

 

Etika pemerintahan adalah serangkaian norma atau nilai beserta aturan yang menjadi sebuah pedoman, acuan serta landasan bagi penyelenggaraan pemerintahan Oleh birokrasi pemerintahan. Sedangkan etika itu sendiri ialah nilai dan Moral yang mengatur tingkah laku manusia yang memper jelaskan baik atau buruknya pada kebiasaan yang ada di masyarakat.

Ketika pemerintahan Islam Umar bin khattab. Umar bin khattab Iyalah Khalifah yang kedua yang berkuasa pada tahun 634 sampai 644. Umar BIN Khattab juga di juluki sebagai Khulafaur Rasyidin dan beliau juga sebagai salah satu sahabat nabi Muhammad SAW. Umar BIN Khattab salah satu pemimpin yang hebat serta suri teladan dalam masalah keislaman, beliau juga memiliki Julu kan yang diberi oleh nabi Muhammad ialah AlFurqan yang berarti orang yang bisa memisahkan antara kebenaran dan Kebatilannya.

Umar BIN Khattab sangat memperhatikan masalah peradilan menurut beliau itu merupakan tugas pokok dalam ajaran Islam, beliau sangat tegas dalam memimpin serta tanggung jawab, selain itu Beliau juga sebagai tempat untuk masyarakat di tempat beliau memimpin itu mengadu. Umar BIN Khattab juga terkenal dengan sikap keras menentang kezaliman, beliau sangat konsisten dalam mengungkapkan kritik kritik tegas dan membangun Untuk agama Islam Umar yang begitu tegas dan memperlakukan semua golongan itu sama tidak membeda-bedakan golongan, beliau yang sangat murah hatinya serta sangat bertanggung jawab dalam memimpin. Beliau juga memiliki kecerdasan yang luar biasa dan sangat sederhana, tegas dalam menghadapi segala urusan, loyalitas yang sangat tinggi

Sangat efektif jika kepemimpinan Islam ini di jadikan contoh bagi para para pemimpin di saat ini, serta pondasi awal bagi calon calon pemimpin Yang akan datang, supaya tidak terjadi kesalahan kesalahan saat memimpin baik itu daerah, kabupaten, provinsi, bahkan sampai negara sekalipun. Sebuah daerah itu dikatakan sejahtera apabila pemimpin nya yang jujur, tangung jawab, akuntabilitas, keterbukaan, dan masih banyak hal hal lainnya. Sudah seharusnya setiap pemimpin memiliki etika serta akhlak yang mulia, Paham akan agama supaya tidak terjadi kesalahan saat memimpin serta membuat negara rugi atas perilaku kepemimpinan yang tidak baik. Calon pemimpin maupun pemimpin yang sedang bekerja sudah seharusnya mematang kan ilmunya, jalannya, etika, kejujuran, Serta tanggung jawab supaya menciptakan kesejahteraan bersama.

 

Penulis : DEFI ELIZA mahasiswi dari ilmu pemerintahan fakultas ilmu sosial dan ilmu politik universitas syiah kuala

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed