oleh

Krisisnya Moral Remaja Aceh

 

Oleh : Bunga Febriana. Mahasiswi Ilmu Politik, Fakultas ilmu sosial dan ilmu pemerintahan. UIN Ar-Raniry.

             Seperti yang kita ketahui aceh sendiri terkenal dengan negeri Serambi Mekkah dengan syariat islam yang kental,bahkan kota lain pun di indonesia segan ketika mendengar nama tanah rencong. Dibalik itu semua banyak terdapat permasalahan dikalangan masyarakat Aceh sendiri yang tidak diketahui oleh masyarakat luar Aceh, salah satunya adalah penyimpangan sosial yang dilakukan oleh para remaja Aceh.

Dengan banyaknya terdapat pesantren dan pendidikan agama di Aceh juga tidak menjamin terciptanya akhlak yang sesuai dengan ajaran agama serta masih terdapat perilaku perilaku penyimpangan yang dilakukan oleh masyarakat Aceh sendiri. Sayang nya penyimpangan sosial yang dilakukan oleh masyarakat Aceh dilakukan oleh para remaja yang masih dibawah usia 18 tahun. Tentunya ini menjadi tanda tanya besar bagi masyarakat dan orang tua remaja sendiri, mengapa hal seperti ini bisa terjadi.

Melihat dampak negatif dari penyimpangan ini tentunya akan sangat berpengaruh buruk bagi pandangan masyarakat luar Aceh kepada negeri serambi mekah ini jangan sampai kota yang dikenal dengan syariat Islam hanya sebagai simbolis saja.

Selain dari itu penerapan peraturan daerah yang masih belum sepenuhnya berjalan membuat pelanggaran sosial di kalangan remaja Aceh masih banyak kita lihat bahkan kebanyakan dilakukan oleh mahasiswa dan mahasiswi yang masih belajar di perguruan tinggi di Banda Aceh.

Hal yang sangat memprihatinkan bagi kalangan masyarakat sekitar adalah bahwa pelanggaran yang dilakukan berupa terang terangannya remaja Aceh berboncengan bahkan berpelukan dengan yang bukan muhrimnya, hal seperti inilah yang seharusnya ditindak tegas bagi para penegak hukum di Aceh dan pemerintah terkait

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed