oleh

Pemerintah Diharapkan Menseriusi Virus HIV/AIDS di Aceh

Penulis : M. Aidil Fitra

Mahasiswa Universitas : Uin Ar-Raniry Banda Aceh Fakultas Dakwah Dan Komunikasi Jurusan Kesejahteraan Sosial  Nim : 190405054

HIV (human immunodeficiency virus) merupakan virus yang merusak sistem kekebalan tubuh, dengan menginfeksi dan menghancurkan sel CD4. Semakin banyak sel CD4 yang dihancurkan, kekebalan tubuh akan semakin lemah, sehingga rentan diserang berbagai penyakit. AIDS (Acquired Immune Deficiency Syndrome). AIDS adalah stadium akhir dari infeksi virus HIV. Pada tahap ini, kemampuan tubuh untuk melawan infeksi sudah hilang sepenuhnya. Sampai saat ini belum ada obat untuk menangani HIV dan AIDS. Akan tetapi, ada obat untuk memperlambat perkembangan penyakit tersebut, dan dapat meningkatkan harapan hidup penderita.

Berdasarkan data yang dirilis oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Aceh mulai 2004 hingga Oktober 2019, ada sebanyak 924 kasus HIV/AIDS ditemukan seluruh Aceh, 347 diantaranya meninggal dunia, dan sisanya ada 577 kasus yang masih hidup. Ini bukanlah hal yang wajar, jika terus menerus di pandang oleh sebelah mata oleh pemerintah atau instansi terkait di Aceh, virus ini akan terus merajalela.

Pemerintah diharapkan terus dan bekerja keras dalam memberantas Virus Hiv/Aids di Aceh, karena bukan lah suatu hal yang wajar ketika bumi Seramoe Mekkah (julukan aceh) di kotori dengan virus tersebut, apalagi kita lihat sekarang bumo sedang ditimpa musibah mendapat no urut 1 termiskin di Sumatera, mungkin dengan keseriusan pemerintah dalam memberantas virus hiv/aids dapat merubah situasi dan kondisi aceh yang sekarang sedang tidak baik-baik saja.

Oleh sebab itu, dengan berkembangnya Virus Hiv/Aids bukan hanya sekedar permasalahan rusak nya generasi muda di aceh. Akan tetapi tetapi, juga akan membawa permasalahan baru seperti bertambahnya pengangguran yang ber-efek kepada bertambahnya angka kemiskinan.

Maka oleh karenanya, virus Hiv/Aids bisa dikatakan adalah hal yang wajib untuk di benahi dengan secepatnya, perlunya aksi yang nyata dalam memberantas Virus ini, seperti misalnya melakukan kegiatan-kegiatan yang bernilai positif di kalangan anak-anak baik di perkotaan maupun di perdesaan.

Selain dari kalangan anak-anak, pemerintah juga harus memberikan perhatian khusus kepada kalangan generasi muda, seperti halnya, membuat kegiatan dengan bersosialisasi atau membuat event atau ajang dengan konteks menjauhkan kalangan generasi muda dari pergaulan bebas yang berujung menyalahgunakan Narkoba.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed